Selasa, 20 November 2012

SISTEM PEMERINTAHAN MASA HINDU BUDDHA


Pada masa kerajaan Hindu Buddha di Nusantara, banyak meninggalkan sumber sejarah, baik berupa seni  prasasti, hasil kesusastraan, sistem pemerintahan, sistem masyarakat yang dibangun, serta sistem filsafat dan kepercayaannya. Berikut beberapa peninggalan sejarah yang bercorak Hindu Buddha. 
Sistem Pemerintahan 
Pengaruh India di Indonesia dalam sistem pemerintahan, adalah adanya sistem pemerintahan secara sederhana. Setelah pengaruh India masuk, kedudukan pemimpin tersebut diubah menjadi raja serta wilayahnya disebut kerajaan. Rajanya dinobatkan dengan melalui upacara Abhiseka, biasanya namanya ditambah “warman”. 
Contoh: di Kerajaan Kutai, Taruma dan sebagainya. Bukti akulturasi di bidang pemerintahan, misalnya: raja harus berwibawa dan dipandang punya kesaktian (kekuatan gaib), seperti para Raja disembah menunjukkan adanya pemujaan Dewa Raja 
Sistem Kemasyarakatan. 
Sistem kasta merupakan penggolongan masyarakat berdasarkan tingkat atau derajat orang yang bersangkutan. Setiap orang sudah ditentukan kastanya. Sistem kasta ini muncul dalam masyarakat Indonesia setelah ada hubungan dengan India. Terdapat empat kasta yaitu kasta Brahmana, Ksatria, Weisya dan Sudra. Sistem kasta ini bukan asli Indonesia. 
Filsafat dan Sistem Kepercayaan. 
Kepercayaan asli bangsa Indonesia adalah animisme dan dinamisme. Percaya adanya kehidupan sesudah mati, yakni sebagai roh halus. Kehidupan roh halus memiliki kekuatan, maka roh nenek moyang dipuja. Masuknya pengaruh India tidak menyebabkan pemujaan terhadap roh nenek moyang hilang. Hal ini dapat dilihat pada fungsi candi. Fungsi candi di India sebagai tempat pemujaan. Di Indonesia, selain sebagai tempat pemujaan, candi juga berfungsi sebagai makam raja dan untuk menyimpan abu jenazah raja yang telah wafat. Dapat terlihat adanya pripih tempat untuk menyimpan abu jenazah, dan diatasnya didirikan patung raja dalam bentuk mirip dewa. Hal tersebut merupakan perpaduan antara fungsi candi di India dengan pemujaan roh nenek moyang di Indonesia.
Contoh lain adalah lahirnya ilmu Astrologi yaitu pengetahuan yang berkaitan dengan alam semesta atau astronomi. Misalnya orang memberi nama anak berdasarkan hari, tanggal, bulan lahirnya. Adanya buku primbon sebagai pedoman hidup dan tatanan tradisi yang semula hanya merupakan catatan turun temurun. Ajaran Hindu Buddha penuh dengan upacara keagamaan. Falsafah agama tersebut mengajarkan hal-hal yang bersifat pasifistis yaitu ajaran yang menuju pada kehidupan damai, menerima apa yang menjadi takdir karena semuanya ditentukan oleh Tuhan.
Sumber : http://rohkudus15.blogspot.com/2011/10/sistem-pemerintahan-masa-hindu-buddha.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar